Tips Terhindar dari Penipuan Pinjaman Online

Banyaknya perusahaan fintech yang menawarkan jasa pinjaman online memberikan berbagai manfaat bagi masyarakat. Apalagi saat ini status ekonomi setiap orang berbeda-beda, mulai dari kalangan menengah ke bawah hingga ke atas. Tentunya pinjaman online seperti ini bisa menjangkau tanpa adanya batasan status sosial tertentu.

Memang benar bahwa dampak dari kebutuhan ekonomi yang semakin meningkat membuat berbagai biaya hidup meningkat. Salah satunya adalah untuk membayar biaya pendidikan yang kini sangat mahal. Belum lagi jika ada masalah lain seperti biaya pengobatan yang juga semakin meningkat setiap harinya.

Meskipun begitu, peluang seperti ini dimanfaatkan oleh  pihak yang tidak bertanggung jawab untuk meraih keuntungan pribadi. Jasa pinjaman online memang sudah banyak beredar di masyarakat. Bahkan OJK sendiri sudah mencatat jumlahnya mencapai angka ribuan, dan sebagian besarnya adalah illegal.

Karena itu pula, penting rasanya membekali diri dengan berbagai pengetahuan di bidang finansial seperti ini. Apalagi jika menyangkut masalah pinjaman online yang menjadi kebutuhan banyak orang. Lalu apa saja yang perlu diperhatikan supaya tidak tertipu oleh jasa penyedia pinjaman abal-abal?

Syarat Pinjaman Online Masuk Akal

Pada dasarnya, pinjaman online memiliki persyaratan yang lebih ringan daripada produk sejenis dari lembaga keuangan konvensional. Hal ini memang menjadi salah satu kelebihan dari perusahaan fintech yang mampu memberikan terobosan. Memberikan akses cepat dengan kelonggaran syarat yang bisa dipenuhi oleh siapa saja.

Namun, selonggar-longgarnya syarat dari perusahaan fintech pinjaman online, tetap saja persyaratan tersebut harus masuk akal. Jika ada tawaran yang mengatasnamankan perusahaan fintech penyedia jasa pinjaman dan hanya memberikan syarat kartu identitas serta pas foto, maka Anda patut curiga terhadap layanan tersebut.

Hal ini karena setidaknya dokumen yang perlu Anda siapkan untuk mengajukan pinjaman online adalah kartu identitas, foto, slip gaji, alamat domisili, serta pekerjaan. Persyaratan ini adalah yang paling umum diminta oleh perusahaan fintech. Meskipun terkadang ada juga yang meminta NPWP calon nasabah juga.

Pelajari Situs Pinjaman Online

Kebanyakan perusahaan pinjaman online saat ini sudah mengeluarkan start-up masing-masing dalam bentuk aplikasi yang bisa diunduh. Namun sebelum Anda mengunduhnya, ada baiknya jika mempelajari berbagai informasi yang tersedia di situsnya. Biasanya semua informasi akan disediakan pada situs jika perusahaan tersebut resmi.

Yang paling utama adalah perhatikan alamat situs pinjaman online apakah ada tanda gembok terkunci atau tidak. Gembok terkunci berarti situs tersebut aman dari pencurian data serta memiliki sistem keamanan tinggi. Jika tidak, besar risiko data pribadi Anda bisa dicuri oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Selain itu, jika pada situs pinjaman online tersebut juga ada tanda coret, maka jangan Anda lanjutkan menjelajahinya. Tanda coret berarti menandakan keamanan situs tidak aman, sama dengan gembok terbuka. Mempelajari situsnya sebelum Anda mengunduh juga sangat penting supaya data pribadi tidak dicuri oleh orang lain.

Pinjaman Online Rekomendasi Teman

Jika Anda baru pertama kali menggunakan layanan pinjaman online, ada baiknya jika bertanya terlebih dahulu kepada seorang teman. Apalagi jika teman Anda sudah sering memanfaatkan layanan pinjaman seperti ini. ini bertujuan untuk mencegah Anda ditipu oleh pihak yang menyebut dirinya perusahaan fintech.

Siapa tahu teman tersebut memiliki pengalaman yang kurang beruntung terhadap perusahaan yang akan Anda gunakan jasanya. Lebih baik dengarkan keluhan dari teman Anda apa yang membuatnya resah. Apakah karena pinjaman online yang diminta tidak bisa cair atau karena hal merugikan lain.

Anda juga bisa mencari rekomendasi pinjaman online dari berbagai cara, contohnya adalah melalui media sosial. Atau Anda juga bisa mencarinya dari hasil review serta rating di toko aplikasi online. dengan cara ini, Anda akan lebih aman dari penipuan dan juga terhindar terhadap setiap yang merugikan personal.

Pinjaman Online Terdaftar

Ciri utama bahwa Anda bisa terhindar dari penipuan adalah memilih perusahaan pinjaman online yang terdaftar di lembaga pengawas keuangan. Otoritas Jasa Keuangan adalah lebaga yang memberikan pengawasan tersebut. Jika sudah terdaftar, artinya perusahaan fintech telah memenuhi persyaratan dan tidak akan merugikan masyarakat sebagai calon nasabah.

Untuk bisa melihat perusahaan tersebut sudah terdaftar atau belum adalah dengan melihat di situs websitenya. Jika Anda logo dari OJK maka perusahaan tersebut legal dan sudah mendapatkan izin. Perusahaan pinjaman online juga patuh terhadap setiap regulasi dari lembaga pengawas tersebut.

Keamanan Anda sebagai nasabah pinjaman online juga akan terjaga karena ini merupakan standar operasional yang berlaku. Jika perusahaan membocorkan data pribadi nasabah, maka otoritas pengawas akan memberikan teguran. Bahkan jika sudah dalam tahap yang merugikan ada pencabutan izin operasi kepada perusahaan fintech.

CS Pinjaman Online

Apa yang Anda butuhkan jika saat memulai proses pinjaman online menemui hambatan? Tentu sebuah informasi bukan? Semua informasi yang Anda butuhkan bisa didapatkan dengan menghubungi CS perusahaan. Jika perusahaan tidak memiliki ini, maka Anda sebaiknya berhati-hati terhadap setiap tawaran yang diberikan.

Perusahaan pinjaman online yang sudah berpengalaman tentu tahu bagaimana memperlakukan setiap nasabahnya. Ya benar, yaitu dengan memberikan layanan untuk menyelesaikan komplain masalahnya. Apalagi CS juga merupakan syarat wajib yang diminta oleh OJK kepada setiap perusahaan penyedia jasa pinjaman jika ingin diberikan izin usaha.

Agar terhindar dari penipuan, Anda bisa mengunjungi situs https://www.cekaja.com/pinjaman-online. Ini merupakan perusahaan resmi yang sudah memenuhi setiap persyaratan dari OJK. Dengan begitu, pinjaman online ini bisa menjadi salah satu alternatif yang bisa membantu meringankan beban Anda dalam menyelesaikan masalah darurat finansial.